BREAKING NEWS

APBD 2026 Surabaya Fokus pada Program Pro Rakyat, Kurangi Proyek Besar

Featured Image

Prioritas Program Pro Rakyat dan Efisiensi Anggaran dalam APBD 2026 Surabaya

Pemerintah Kota Surabaya telah merancang strategi pengelolaan anggaran yang lebih berfokus pada program-program yang langsung bermanfaat bagi masyarakat. Dalam Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2026, Pemkot Surabaya akan memprioritaskan proyek-proyek yang berdampak langsung pada kehidupan warga, sekaligus melakukan efisiensi anggaran untuk mengalokasikan dana ke kebutuhan yang lebih mendesak.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Surabaya, Lilik Arijanto, menyampaikan bahwa draft Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) 2026 telah disiapkan. Ia menjelaskan bahwa Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, memberikan instruksi agar seluruh anggaran dapat digunakan secara lebih efektif dan efisien. Tujuannya adalah agar dana yang tersedia bisa dialihkan ke program-program yang lebih bermanfaat dan langsung dirasakan oleh masyarakat.

“Komitmennya Pak Wali, anggaran yang sudah disampaikan untuk tahun 2026 harus dilakukan efisiensi, sehingga bisa dimanfaatkan untuk program lain,” ujar Lilik, Minggu (21/9/2025). Ia menambahkan bahwa beberapa pos anggaran telah mulai disesuaikan pada tahun 2025, termasuk di sektor operasional dan perjalanan dinas. Selain itu, pembangunan infrastruktur juga akan diprioritaskan dengan fokus pada proyek yang lebih mendasar, bukan hanya proyek besar seperti Flyover Taman Pelangi.

Fokus pada Penanganan Jalan Kampung dan Penerangan Jalan

Lilik menegaskan bahwa konsentrasi APBD 2026 tidak hanya terbatas pada proyek besar, tetapi juga mencakup penanganan jalan kampung dan penerangan jalan (PJU). Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat di tingkat bawah. Selain itu, beberapa program lain yang langsung bersentuhan dengan masyarakat juga akan menjadi prioritas utama.

Penguatan Program Bantuan Sosial

Selain fokus pada infrastruktur dasar, rancangan APBD 2026 juga akan memperkuat program bantuan sosial, terutama bagi kelompok rentan. Lilik menyampaikan bahwa Pemkot Surabaya akan memberikan bantuan-bantuan yang langsung berdampak pada masyarakat. Contohnya adalah bantuan bagi anak-anak yang putus sekolah atau kelompok-kelompok lain yang membutuhkan dukungan.

Target Pendapatan Asli Daerah (PAD)

Meskipun target Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2026 belum diungkapkan secara spesifik, Lilik menyatakan bahwa pihaknya berharap ada peningkatan dibandingkan PAD tahun-tahun sebelumnya. Hal ini menunjukkan komitmen Pemkot Surabaya untuk meningkatkan pendapatan daerah guna mendukung berbagai program yang lebih luas dan berkelanjutan.

Dengan fokus pada efisiensi anggaran dan prioritas program pro rakyat, APBD 2026 diharapkan dapat menjadi landasan untuk pembangunan yang lebih inklusif dan berkelanjutan di Kota Surabaya.

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image